Dunia (dan) Photografi ~1

Positis thinking, itulah kalimat yg saya ucapkan pada salah satu teman saya yang sedang curhat sama saya. Entah apa yang mengispirasi saya sehingga ingin menganalogikan pandangan pemikiran manusia terhadap relita yg ada dengan dunia photografi. Dunia realita ya seperti itu apa adanya, tapi dengan sudut pandang yang berbeda-beda menghasilkan persepsi yang berbeda-beda pula. Pun Photografi, atau lebih spesifiknya saya namakan ‘ kamera’, dimana kamera diarahkan disitulah realita, dalam photografi dinamakan komposisi, kalau boleh saya menyebut, dunia dalam bingkai. komposisi tiap foto yang dihasilkan dari kamera akan tergantung bagaimana cara mengarahkan kamera terhadap bidikan. Adakalanya satu objek fokus ditengah menjadikan komposisi foto lebih indah dipandang daripada komposisi yang kehilangan fokusnya.

Leanscape gunung, laut, hutan, mausia, hewan dll adalah realita (objek foto). Bagaimana keindahan foto tercipta? itu tergantung bagaimana sang photografer membidik objek foto tadi. Pun dunia pemikiran manusia, dunia dan seisinnya lengkap dengan permasalahanya adalah relita, bagaimana cara manusia memandang (perspektif) itu akan menghasilkan sebuah persepsi. Pandangan yang positif  terhadap suatu objek akan mengasilkan persepsi yang positif pula, pun sebaliknya. Persepsi itulah yang menjadi ‘kebenaran’ realita (realita, sebenarnya sudah merupakan persepsi kita).

Masih ada hal lain yang membuat saya menganalogikan dunia pemikiran manusia dengan kamera. Ketika pemikiran manusia terlalu pragmatis, saya andaikan dengan sebuah foto mikro, dimana foto fokus pada satu objek dengan ketajaman hanya di titik bidikan saja, komposisi foto yang lain menjadi blur. Dalam dunia nyata, ketika terlalu pragmatis ya itu saja yang didapat, hal yang lain menjadi kabur dan bahkan tidak terlihat, meskipun dalam photografi kekaburan (blur) itu mempunyai keindahan tersendiri, akan tetapi komposisi yang lain di dalam foto tetap tidak terlihat. dalam pikiran pragmatis orang hanya tau tujuan mikronya tanpa melihat jauh ke depan.

Mungkin terlalu ‘memaksakan’ saya menganalogikan ini, tapi okelah akan saya analogikan dengan yang lain. Di dalam photografi ada yang namanya teknik siluet, dimana komposisi foto backgraund nampak cerah dan objek terdekatnya malah nampak gelap, kalau anda tahu misalnya ada orang foto di waktu senja, akan tetapi hanya sinar matahari yang indah yang manpak dan ‘orang’ sebagai objek fotonya malah nampak gelap. Atau kalau tidak paham cari deh di mbah google bagaimana itu foto siluet. oke, saya anggap anda sudah menemukan gambar foto siluet. Nah, foto siluet ini seperti pandangan orang yang terlalu idelis, kehilangan fokus dengan objek terdekatnya dan yang nampak malah komposisi backgroundnya. silahkan diimajinasikan..!

Tidak hanya itu, aspek lain dari photogtafi yang bisa dijadikan analogi adalah pixel. Pixel adalah kumpulan titik titik yang berwarna yang berdekatan sehingga terlihat membentuk sebuah gambar, semakin besar pixelnya maka  semakin tajam juga gambar yang di peroleh. Ketika pemikiran manusia terus diasah, maka akan semakin kritis dan peka terhadap realitas. Dalam photografi semakin besar pixselnya semakin tajam komposisi gambar yang dihasilkanya. itu alasan kenapa kita harus terus belajar, agar kemampuan kita semakin terasah dan semakin peka dan ‘tajam’ terhadap relitas, sehingga menghasilkan persepsi yang indah pula terhadap kehidupan kita sendiri. positif thinking.

Intinya, komposisi foto yang kita dapatkan tergantung bagaimana cara kita membidik. Pengaturan iso, shutterspeed, diagrama dll juga sangat mempengaruhi keindahan foto. Dalam kehidupan yang nyata (realita) akan sangat bergantung pada sudut pandang kita. Sudut pandang kita inilah yang nantinya membentuk ‘realita baru’ yang namanya persepsi. Dunia yang sebenarnya dengan dunia yang sudah terbentuk oleh persepsi apa bedanya? tak ada..!, Sesungguhnya ‘yang sebenarnya’ itu sudah mengalami proses ‘paradigmatisasi’ kita pada realita yang sebenarnya. Sama halnya dengan apa bedanya laut yang sebenarnya dengan laut yang ada di dalam foto ‘hasil foto laut itu’? sama-sama gambar laut kan.

Kapan-kapan akan saya lanjutkan dengan aspek photografi lainnya, termasuk diafragma, shutterspeed, ISO dll. Untuk sementara hanya ini, akan tetapi pemikiran itu sangat kompleks, maka penjelasan mengenai pengaturan shutterspeed, ISO menjadi penting untuk dinantikan selanjutnya, agar tidak ada penjustifikasian karena pemahaman yang tidak utuh. Selamat berimajinasi..!

Dapat undangan Konvensi Capres Demokrat, inilah Pernyataan Anies Baswedan ?

downloadAnis Baswedan Merupakan salah satu tokoh yang mendapat undangan untuk mengikuti konvensi Capres Partai Demokrat.  Anis Sendiri Bukanlah salah satu kader dari partai bellambang mercy itu. Selama ini Anis lebih dikenal sebagai sosok Akademisi. Bagaimana Tanggapan Anis Baswedan Mengenai Undangan mengikuti Konvensi tersebut. Berikut kita simak Kultwit Anies Baswedan (@aniesbaswedan) menjawab itu undangan konvensi tersebut:

  1. Sy apresiasi Partai Demokrat yg undang warga negara biasa (bukan pejabat) spt sy utk ikut konvensi. #turuntangan
  2. Sy penuhi undangan ini krn meyakini bhw konvensi bisa & hrs jadi tradisi politik baru yang sehat.#turuntangan
  3. Sy diundang bkn ukt jd pengurus partai, tp utk diseleksi & dicalonkan utk di pemerintahan, utk ikut urus negara. #turuntangan
  4. Mungkin sy adalah calon peserta konvensi termuda. Namun, republik ini adalah milik bersama, tua dan muda. #turuntangan
  5. Saya ingin memperkuat usaha yg telah & terus dilakukan selama ini utk lunasi janji kemerdekaan. #turuntangan
  6. Janji kemerdekaan bisa terwujud jika kita siap turun tangan. Termasuk, di dunia pengambil kebijakan negara. #turuntangan
  7. Para pendiri republik adlh negarawan. Bhw “pemerintahan” & politik” terdegradasi di hari2 ini, tak bisa dimungkiri. #turuntangan
  8. Di negeri ini, lembaga yang pengelolaannya beres, yg taat prinsip good governance itu masih amat minoritas. #turuntangan
  9. Hari ini berderet masalah tata-kelola di berbagai lembaga baik swasta, pemerintahan dan apalagi partai-partai. #turuntangan
  10. Kita lihat dng jujur di sekeliling. Bgtu banyak institusi yg mudah langgar etika/hukum semudah langgar rambu lalu lintas. #turuntangan
  11. Yg bermasalah itu bkn cm parpol/pmrthn. Tp haruskah kita tunggu semua lembaga itu beres & tertata baru mulai #turuntangan ?
  12. Kini sy disodorkan undangan dr partai utk bisa ikut urusi negara yg dahulu didirikan dng semangat mulia. #turuntangan
  13. negara yg pengelolaannya dihantam deretan masalah yg salah satu hulunya ada pd masalah integritas dan kepercayaan. #turuntangan
  14. Haruskah sy jawab: maaf sy tdk mau ikut urusi negara krn semua hrs bersih dulu. Sy ingin jaga citra, jauhi kontroversi #turuntangan
  15. Begitu banyak urusan yg kita titipkan utk diputuskan oleh negara tp kenapa kita cenderung tidak mau ikut campur ? #turuntangan
  16. Jika yg baik2 cuma mau jd pembayar pajak yg baik. Lalu siapa yg hrs jd pengambil keputusan atas iuran uang pajak kita? #turuntangan
  17. Begitu banyak urusan yg dibiayai atas iuran pajak kita dan dijalankan atas nama kita semua. #turuntangan
  18. Ya, tindakan negara itu atas nama kita semua seluruh bangsa Indonesia. #turuntangan
  19. Saya renungkan ini dalam2, haruskah kita hanya lipat tangan dan cuma urun angan? #turuntangan
  20. Di tengah deretan masalah2 yg kempiskan optimisme, kita hrs pilih utk hadir dorong optimisme, muncul-terangkan harapan. #turuntangan
  21. Saya katakan siap. Saya pilih ikut ambil tanggung jawab. Saya pilih utk ikut #turuntangan
  22. Karena itu sy luruskan niat, tegaskan sikap & nyatakan siap: bismillah saya akan ikut konvensi #turuntangan
  23. Ini bukan soal angka prosentase survei, ini soal pilihan utk ikut bertanggung jawab dan ikut #turuntangan
  24. Sy tidak bawa cita-cita, sy bawa misi. Cita-cita itu utk diraih, kalau misi itu untuk dibawa dan dilaksanakan. #turuntangan
  25. Semangat & misinya utk ikut #turuntangan. Sekecil apapun, sy pilih utk ikut pastikan negara lunasi Janji Kemerdekaan bagi semua.
  26. Saya pilih untuk tidak lipat tangan dan menonton dari samping. Saya pilih untuk #turuntangan
  27. Kita semua ingin bhw sekecil apapun peran yg kt lakukan, kt hrs sll jd bagian yg menguat-tinggikan Republik ini. #turuntangan
  28. Semoga Allah swt sll meridloi perjuangan di jalan mendaki ini. Ini adlh sebuah pilihan dng segala konsekuensinya.#turuntangan
  29. Semoga selalu didekatkan dng sifat dan sikap ikhlas. Salam hangat dan terima kasih. #turuntangan

Ada apa di balik Zionis?

Berbicara tentang Zionisme tak pernah lepas dari bahasan soal  Yahudi dan Modernitas; Zionisme dan Kosmopolitanisme; dan Yahudi Orthodoks dan Zionisme. berikut ini Kultwit akhmad sahal@sahal_AS tentang Yahudi dan modernitas
1.Berikut serial kultwit saya ttg sejarah Zionisme, keragaman sikap Yahudi thdnya, dan keragaman aliran di dlm Zionisme. #zionisme1
2. Tiga subtema akan saya bahas: a. Yahudi dan Modernitas b. Zionisme dan Kosmopolitanisme c. Yahudi Orthodoks dan Zionisme #zionisme1
3. Kenapa mulai dgn tema modernitas? Krn kelahiran Zionisme tak bisa lepas dari pergulatan yahudi dgn modernitas di Eropa. #zionisme1
4. Di Abad Tengah, Yahudi dibenci krn agama: dianggap sbg penyebab penyaliban Yesus. Dikutuk Tuhan jadi pengembara tanpa rumah #zionisme1
5. Yahudi dianggap sbg parasit, dibatasi aksesnya ke segala bidang (kecuali di ghettonya). Jadi target pengusiran di mana2. #zionisme1
6. Meski hidup terpencar2, Yahudi jaga ingatan kolektif sbg bangsa Taurat, dan utopia penebusan via Messiah di Yerusalem. #zionisme1
7. Lahirnya modernitas jd titik balik buat Yahudi, terutama stlh Eropa bonyok krn perang 30 thn Katholik-Protestan di abad 17 #zionisme1
8. Stlh perang muncul kedaulatan2 yg terpusat dgn teritori tertentu, lepas dari ikatan Geraja. Cikal bakal negara modern. #zionisme1
9.Penguasa baru perlu biaya bangun birokrasi dan proyek merkantilisme. Tapi Eropa bangkrut. Direkrutlah yahudi kaya ke istana.#zionisme1
10. “ Yahudi istana” awal masy Kristen Eropa melonggarkan Yahudi, meski terbatas. Motifnya kegunaan (utility), bukan theology. #zionisme1
11. Pd 1782 penguasa Habsburg keluarkan Edict of Tolerance. Yahudi bisa sekolah umum dan berkarir, tp hrs loyal pd negara #zionisme1
12. Revlsi Prncs janjikan emansipasi total ke Yahudi. Liberte, egalite, fraternite prinsip universal trmsk utk Yahudi.#zionisme1
13. Napoleon tawarkan ke Yahudi hak2 hkum dan politk setara, asal lepas identitas keyahudian diganti identitas warga negara. #zionisme1
14. Pd 1806 Napoleon usul Yahudi gelar Sanhedrin (muktamar) utk bahas isu2 spt poligami, nikah beda agama, setia tanah air. #zionisme1
15.Sanhedrin di Paris tegaskan Yahudi mesti loyal pada tanah airnya di Eropa. Judaisme mesti kompatibel dgn nilai2 Pencerahan. #zionisme1
16. Mayoritas Yahudi antusias dgn tawaran Napoleon. Anggap “liberty, egalite, freternite,” sbg hukum Sinai kedua. #zionisme1
17. Di Jerman, Haskalah (Pencerahan Yahudi) kawinkan rasio dgn Judaisme & serukan Yahudi utk mumpuni dlm bidang2 sekuler #zionisme1
18. Muncul jg gerakan Reform yg anggap hanya Torah Tertulis yg wahyu Ilahi. Torah Oral acuan halakhah (hkm yahudi) itu tradisi.#zionisme1
19. Reform pahami Judaisme sbg etika universal dan rasional. Anggap Jerman sbg tanah air permanen, Berlin sbg Yerusalem baru. #zionisme1
20. Muncul gerakan Yahudi orthodoks, trtm di Eropa Timur, yg menghantam Haskalah & Reform sbg bid’ah karena dua alasan. #zionisme1
21. a. individualisasi abaikan Yahudi sbg bangsa; b.anggapan Judaisme sbg etika universal ingkari wataknya sbg agama hukum.#zionisme1
22. Orthodoksi terpecah dua: Ultraorthodoksi (UO) dipimpin Rabbi Hatam Sofer. Neoorthodoksi (NO) dipimpin Rabb Hirsch #zionisme1
23. UO bukan saja menolak Reform, tapi juga modernitas. Dalilnya: hadats ‘asur me ha Torah: kebaruan terlarang oleh Torah. #zionisme1
24. Bagi UO, halakhah ngatur seluruh aspek kehidupan. Nama, bahasa, pakaian dll mesti khas yahudi. Tipe Yahudi “kaffah” #zionisme1
25. Sdg NO tolak Reform, tapi adaptif thd modernitas.Tak ada ruang sekuler karena slrh bidang hidup mesti berdasar Torah.#zionisme1
26. Modernitas tidak ditolak, tapi diadopsi dan di-Torahkan. Slogan NO: Torah im derekh eretz, Torah dgn jalan dunia.#zionisme1
27. Tapi Orthodoksi kalah pamor di Eropa. Mungkin krn Yahudi jenuh dgn hidup di ghetto. Pencerahan dilihat sbg gerbang emansipasi.#zionisme1
28. Mayoritas Yahudi pilih berasimilasi dgn masy. Kristen Eropa. Semboyannya: Yahudi di rumah, warga negara/manusia di luar.#zionisme1
29.Penyair Yahudi, Heinrich Heine, bilang asimilasi sbg tiket masuk ke kultur Eropa. Dengan jadi sekuler, atau pindah ke Kristen #zionisme1
30. Yahudi pilih asimilasi krn yakin Pencerahan akhiri antisemitisme, yg sumbernya agama. Sdgkan di era Pencerahan agama minggir. #zionisme1
31. Asimilasi akhiri “Persoalan Yahudi” di Eropa? Kenapa muncul Zionsime di akhir abd 19? Knp banyk juga Yahudi yg nolak? #zionisme1
32. Pertanyaan2 di atas akan saya bahas di sesi ke-2 dlm rangkaian kultwit tg Zionisme. Sampai jumpa. #zionisme1

Kadang Harus Bersabar

Kesabaran…!
sabar memang sebuah pilihan, tidak wajib dilakukan  oleh manusia ini. meski memang Tuhan telah berfirman bahwa sesungguhnya Tuhan beserta orang-orang sabar. tapi tidak lantas Tuhan marah pada orang-orang yang tidak sabar.

meski sabar itu pilihan, namun adakalanya  manusia harus melakukan itu (kesabaran).  dimana? ada saat-saat tertentu. pagi ini misalnya, saya berkendara mobil  melewati perkampungan yang padat dengan jalan yang sempit. pikiran saya selalu ingin mengatakan sampai tujuan secepat mungkin. tapi jalanan begitu padat dan sumpeknya. tak banyak yang bisa dilakukan, dan dalam hati harus ada kesabaran, harus dipaksakan.

Facebook Terus Berbenah

Kehadiran Twitter dan Google+ sebagai pesaing Facebook di dunia jejaring mendapatkan respon positif dari facebook. Setelah dalam beberapa waktu yang lalu ia sudah mengadakan perubahan privasi  di dinding penggun, mirip miliknya google+.  Kini kabar pemberitahuan didesain lebih fleksibel disamping, dengan gaya marqueen  teks disetiap ada pemberitahuan terbaru. ini memudahkan pengguna untuk mengetahui kabar dari teman tampa mengklik bertahap-tahapseperti desain lamanya.

Tidak hanya itu, status terbaru pun milip tampilan twitter. setiap status dari teman pengguna akan mendapati semacam open dialog yang memberitahukan ada teman yang menambahkan status.

Pada tampilan dinding, kita juga memndapati propertais ukuran gambar yang agak sedikit lebih besar, mirip google+.

Kearifan Lokal: Dasar Pendidikan Karakter

Disadari atau tidak, sungguh amat banyak nilai-nilai tradisional yang hidup dalam masyarakat yang dapat dijadikan sebagai muatan pendidikan karakter. Nilai-nilai tradisi ini telah menjadi kearifan lokal yang walaupun berbeda-beda di antara suku-suku bangsa namun memiliki kesamaan yang sangat signifikan. Manakala nilai-nilai tradisional ini hendak disinkronkan dengan pendidikan karakter niscaya sangat sejalan dengan nilai inti dan tujuan pendidikan karakter.

Tercatat dalam sejarah perjalanan bangsa kita, kepercayaan pada sesuatu yang supranatural menjadi bagian hidup dari kebanyakan suku bangsa. Sebelum Hindu sebagai agama yang pertama kali datang ke Indonesia, Continue reading

Tujuan Pendidikan Karakter

Dalam berbagai kesempatan Mendiknas, M. Nuh menegaskan bahwa pendidikan karakter bagi peserta didik Indonesia bertujuan hendak menjadikan manusia Indonesia sebagai individu yang memiliki tiga elemen sekaligus di bawah ini.

Pertama, sebagai makhluk Tuhan yang mengakui bahwa semua makhluk di hadapan Tuhan itu sama. Bahwasanya sesame makhluk Tuhan tidak ada yang lebih unggul dan lebih hebat dari yang lainnya. Jika setiap orang memiliki pikiran seperti ini, niscaya akan timbul rasa saling mengasihi antar sesama. Hidup pun menjadi rukun dan saling menghormati, toleran dengan perbedaan, dan suka tolong menolong Continue reading